Kelebihan dan Kekurangan dari TIK

Di zaman ini,teknologi berkembang sangat cepat.Sangat susah untuk menggikutinya karena hampir setiap hari ada saja perkembangan teknologi.Perkembangan ini sangat membantu manusia dalam bekerja,mengambil keputusan atau hanya membantu manusia menyelesaikan pekerjaan mudah.Walaupun pengembangan ini bertujuan untuk membantu manusia,sama seperti obat,perkembangan ini pasti memiliki efek samping.

Berikut adalah kelebihan dan kekurang TIK :

Kelebihan

Membantu mempercepat pekerjaan manusia.

Dengan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi, pekerjaan manusia akan menjadi lebih cepat dan mudah. Misalnya, proses pembuatan proposal yaysan sosial, apabila menggunakan mesin ketik, maka diperlukan waktu yang lama dan dengan keakuratan yang rendah. Lain halnya apabila dikerjakan dengan menggunakan komputer dan printer untuk mencetaknya,pekerjaan ini akan menjadi lebih cepat dan akurat untuk menyusun proposal yang akan dikerjakan.

Mempermudah komunikasi jarak jauh.

Sebelum adanya teknologi informasi dan komunikasi seperti sekarang ini, proses komunikasi masih bersifat analog. Untuk mengirimkan kabar menuju keluarga yang letaknya jauh, harus menggunkan surat dengan waktu tempuh lebih dari 2 hari, dan itupun terkadang tidak sampai pada tujuan. Dengan teknologi sekarang, bisa menggunakan sms, e-mail dan lain sebagainya yang merupakan produk teknologi informasi. Dengan menggunakannya, maka jarak yang jauh bukan lagi menjadi hambatan dalam berkomunikasi, waktu tempuhpun menjadi relatif singkat dengan keakuratan yang sangat terjamin.

Mempermudah proses transaksi keuangan

Sebelum berkembangnya teknologi informasi dan komunikasi, proses transaksi keuangan dilakukan secara konvensional. Nasabah harus mendatangi Bank untuk bertransaksi, begitu pula apabila akan dilakukan trnasaksi jual beli, pihka pembeli harus bertemu dengan pihak penjual untuk kemudian bertransaksi secara langsung. Namun, sekarang ini, proses transaksi sudah bisa dilakukan melalui berbagai cara, yakni bisa melelui ATM, SMS Banking dan E-Banking. Dengan cara- cara ini, maka kedua belah pihak yang terlibat transaksi tidak harus bertemu.

 Teknologi informasi sebagai hiburan

TIK menawarkan permainan-permainan yang dapat menghilangkan kejenuhan dan dapat menimbulkan strategi didalam berpikir.

Kekurangan

Komunikasi menjadi hampa

Sebelum adanya teknologi bidang komunikasi, untuk melakukan komunikasi, haruslah bertemu antara satu pihka dengan pihak lainnya, sehingga proses komunikasi menjadi nyata dan transparan. Sekarang ini, proses komunikasi tidak harus bertatap muka, sehingga terasa kurang puas.

Penyalahgunaan untuk pencurian keuangan

Belakangan ini muncul berita mengenai pembobolan uang nasabah, dari hal ini jelas sekali bahwa kemampuan di bidang teknologi informasi dan komunikasi yang tidak diimbangi dengan iman yang kuat, maka seseorang dapat terjerumus dalam tindakan pencurian melalui media internet.

Munculnya sikap individualisme

Semakin ketergantungan manusia dengan teknologi maka jiwa soialnya berkurang mereka lebih senang menyendiri dengan teknologi daripada mengikuti kegiatan yang lebih bermanfaat atau ibadah

Sumber : http://fentikantini.blog.upi.edu/2013/11/04/5/

Ciri-Ciri Informasi yang Berkualitas

Saat kita menerima informasi,kita harus tahu apakah informasi tersebut merupakan informasi yang berkualitas atau tidak.Jika kita hanya menerima informasi secara mentah tanpa menganalisis kembali informasi tersebut,ada kemungkinan informasi tersebut salah atau informasi tersebut palsu yang biasa disebut Hoax.

Ada beberapa ciri-ciri dari sebuah informasi yang berkualitas.Berikut beberapa contohnya :

Akurat

Artinya informasi mencerminkan keadaan yang sebenarnya. Pengujian terhadap hal ini biasanya dilakukan melalui pengujian yang dilakukan oleh dua orang atau lebih yang berbeda-beda dan apabila hasil pengujian tersebut menghasilkan hasil yang sama, maka dianggap data tersebut akurat.

Tepat Waktu

Artinya informasi itu harus tersedia atau ada pada saat informasi tersebut diperlukan, tidak besok atau tidak beberapa jam lagi.

Relevan

Artinya informasi harus sesuai dengan membutuhkan.Jika suatu informasi yang berkaitan dengan penjualan dan pembelian diberikan ke orang bagian Produksi maka informasi tersebut tidak berguna bagi mereka sehingga informasi tersebut tidak relevan. Kalau kebutuhan informasi ini untuk suatu organisasi maka informasi tersebut harus sesuai dengan kebutuhan informasi diberbagai tingkatan dan bagian yang ada dalam organisasi tersebut.

 Lengkap

Artinya informasi harus diberikan secara lengkap karena bila informasi yang dihasilkan sebagian-sebagian akan mempengaruhi dalam mengambil keputusan.

Mudah dan Murah

Apabila cara dan biaya untuk memperoleh informasi sulit dan mahal,maka orang menjadi tidak berminat untuk memperolehnya,atau akan mencari alternatif substitusinya.

Dapat Dipercaya

Artinya sumber informasi tersebut harus memiliki kredibilitas agar sumber tersebut dapat dipercaya.Jika kita mendapatkan informasi hanya dari sumber yang tidak memiliki kredibilitas,kemungkinan ia hanya sekedar menyebar hoaks.

Tersaji dengan Baik

Artinya penulisan ataupenyajian informasi tersebut harus dapat dimengerti dan sesuai dengan KBBI.

Sumber : https://www.asikbelajar.com/jenis-fungsi-dan-ciri-ciri-informasi-yang-berkualitas/

Metode The Big Six

Saat mencari informasi,ada sebuah metode efektif yang dapat membantu kita untuk memperoleh informasi yang sesuai dengan kebutuhan.Nama metode tersebut adalah The Big Six.Metode ini berisi enam tahap dalam mencari informasi untuk mendapatkan hasil yang memuaskan.Metode ini dikembangkan oleh Mike Eisenberg dan Bob Berkowitz yang merupaka professor dari University Washington Seattle.Sekarang,metode ini biasanya dijadikan workshop oleh perusahaan-perusahaan besar.

Dalam metode ini terdapat enam tahap dalam mencari sebuah informasi.Enam tahap tersebut adalah :

  1. Task Definition
  2. Information Seeking Strategies
  3. Location and Access
  4. Use of Information
  5. Synthesis
  6. Evaluation

1.Task Definition

Tahap pertama dalam The Big Six adalah Task Definition.Di tahap ini,kita menentukan informasi yang akan kita cari dan akan menentukan untuk tahap selanjutnya.Tahap ini dibagi lagi menjadi dua divisi lagi :

  • Definisikan permasalahannya.

Dalam tahap ini kita akan melakukan penentuan topik.Cara yang digunakan untuk mendapatkan topic, misalnya dengan cara menggunakan 5W-1H, free writing, dsb.

  • Mengidentifikasi kebutuhan informasi

Disini kita berusaha membatasi kebutuhan informasi pada apa yang menjadi persoalan saja. Kita bisa mendaftarkan semua “keyword” yang berhubungan dengan topic yang kita pilih. Misalnya dengan menggunakan “mind mapping”.

2.Information Seeking Strategies

Tahap kedua dari metode The Big Six adalah Information Seeking Strategies.Di tahap ini kita akan menentukan strategi atau cara-cara dalam menentukan sumber informasi yang sesuai dengan topik yang telah ditentukan di tahap pertama. Minimal yang menjadi criteria penyeleksian sumber, adalah : otritatif, kebaruan, dan akurasi.Di tahap ini dibagi lagi menjadi dua subdivisi,yaitu:

  • Menentukan sumber informasi pendukung yang mungkin untuk digunakan.

Sumber informasi bisa dari internet,buku,koran,majalah,dan media-media lainya

  • Memilih sumber-sumber yang terbaik.

Sumber-sumber tersebut harus disesuaikan dengan waktu pengerjaan, dan ketersediaan sumber informasi.

3.Location and Access

Tahap ketiga dari metode ini adalah Location and Access.Di tahap ini kita dituntut untuk mencari atau menggali informasi yang ada di sumber yang telah kita pilih.Seperti tahap sebelumnya,tahap ini dibagi menjadi dua subdivisi :

  • Tentukan lokasi sumber secara intelektual maupun fisik

.Disini kita harus mencari sumber yang telah kita pilih.Jika kita memilih sumber informasinya internet,maka kita harus membuka internet untuk mencari informasi yang kita inginkan.

  • Menemukan informasi dalam sumber.

Saat kita membuka sumber informasi,kita harus menentukan informasi-informasi apa yang kita butuhkan dalam sumber tersebut karena tidak semua informasi sesuai dengan kebutuhan kita.

4.Use of Information

Tahap keempat adalah Use of Information.Di tahap ini kita harus memilah informasi yang telah kita dapatkan agar sesuai dengan kebutuhan.Tahap ini terbagi menjadi dua subdivisi :

  • Engage with the Information

Dalam subdivisi ini,kita harus berinteraksi dengan informasi.Berinteraksi maksdunya seperti membaca,mendengarkan,mengamati,dll tergantung dari sumbernya.

  • Menyarikan Informasi yang Ada.

Hal ini bisa dilakukan dengan menggunakan: kutipan, atau paraphrase dan membuat summary. Dengan menggunakan berbagai cara ini maka kita dapat mengambil dan mengidentifikasi bagian-bagian yang benar-benar penting dan relevan dengan permasalahan kita.

5.Synthesis

Tahap kelima adalah Synthesis.Di tahap ini kita menggabungkan informasi-informasi yang telah kita dapatkan untuk membuat suatu konsep atau hipotesa.Tahap dibagi menjadi dua subdivisi :

  • Organise Information

Mengorganisasikan berbagai sumber yang terpisah-pisah menjadi satu bentuk produk/hasil yang sitematis. Untuk itu dalam tahap ini beberapa keahlian harus diajarkan kepada siswa, seperti misalnya menulis, membuat “outline” karangan, dan berbagai tips untuk membuat kalimat yang efektif, atau menggunakan ilustrasi dan sebagainya.

  • Present Information

menunjukkan, menyebarkan informasi yang tersimpan dalam produk kita kepada orang lain. Hal ini bisa dilakukan dengan berbagai cara, tergantung konteksnya. Misalnya presentasi powerpoint, data statistic, table, perbandingan, cerita, narasi, bentuk-bentuk sastra seperti puisi, cerpen dab. Untuk subdivisi ini siswa membutuhkan keahlian penggunaan software pembantu dalam membuat presentasi, seperti powerpoin, flash, movie maker dsb.

6.Evaluation

Tahap keenam dan terakhir adalah Evaluation.Setelah kita menunjukan atau menyebar informasi tersebut,kita harus menilai kembali dari informasi tersebut.Tahap ini dibagi menjadi dua subdivisi :

  • Evaluasi Produk

Yaitu evaluasi mengenai bentuk hasil/produk dari kegiat an riset yang kita lakukan. Misalnya dengan memperhatikan beberapa pertanyaan seperti: Apakah tulisan kita sudah dapat menjawab pertannyaan di dalam introduction? Apakah pernyataan-pernyataan dan argumentasi kita sudah cukup didukung oleh fakta yang tersimpan dalam berbagai sumber. Apakah sudah cukup grafik, tabel yang kita harus pakai untuk mendukung pendapat kita.

  • Evaluasi proses

Yaitu evaluasi yang lebih mengarah pada: cara dan proses pembuatan tulisan tersebut. Beberapa pertanyaan yang bisa membantu dalam evaluasi proses adalah: Kesulitan apa yang harus dihadapi saat mengerjakan tugas ini? Langkah yang mana yang paling sulit untuk dikerjakan? Apa yang harus saya ubah dalam mengerjakan proses yang sama seperti ini di waktu yang akan datang?

Sumber : http://dbaskoro.blogspot.com/2009/03/literasi-informasi-6-big6-sebagai-salah.html